UANG MUKA YANG TIDAK DIKEMBALIKAN OLEH PENJUAL KEPADA PEMBELI YANG MEMBATALKAN SECARA SEPIHAK PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS DI DESA SURAU KECAMAAN TABA PENANJUNG KABUPATEN BENGKULU TENGAH)

Downloads

Downloads per month over past year

ANSORI, EDWIN (2025) UANG MUKA YANG TIDAK DIKEMBALIKAN OLEH PENJUAL KEPADA PEMBELI YANG MEMBATALKAN SECARA SEPIHAK PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS DI DESA SURAU KECAMAAN TABA PENANJUNG KABUPATEN BENGKULU TENGAH). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (966kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (501kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (466kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (321kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (300kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
EDWIN ANSORI _2111120055.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Uang Muka Yang Tidak Dikembalikan Oleh Penjual Kepada Pembeli Yang Membatalkan Secara Sepihak Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Studi Kasus Desa Surau Kecanatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah Oleh Edwin Ansori, Nim.2111120055. Pembimbing I : Prof. Dr. Toha Andiko, M.Ag dan Pembimbing II : Risfiana Mayangsari M.H Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem uang muka yang tidak dikembalikan oleh penjual kepada pembeli yang membatalkan secara sepihak di desa Surau, Kecamamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, serta meninjau praktiknya dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Jual beli menggunakan uang muka ini biasa dilakukan dalam perjanjian awal transaksi jual beli, . Pada jual beli lahan ini masyarakat menjual tanahnya yang sudah bersertifikat dengan begitu pihak pembeli tidak merasa khawatir atas tanah yang akan dijual itu milik sendiri atau milik orang lain.Untuk biaya pembuatan sertifikat atas nama pembeli, pihak dari pembeli yang harus menyiapkan berkas dan dananya. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem jual beli ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip hukum ekonomi syariah,. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik penggunaan uang muka dalam jual beli tanah di Desa Surau belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah karena tidak adanya akad tertulis dan masih terdapat potensi dhoror Namun, berdasarkan tinjauan fiqih urbun, uang muka yang tidak dikembalikan dapat dibenarkan apabila pembatalan akad dilakukan oleh pembeli dan dana tersebut telah digunakan sesuai kesepakatan awal. Dengan demikian, diperlukan penerapan akad tertulis serta pemahaman hukum muamalah agar transaksi berjalan sesuai syariat dan menghindari sengketa.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorAndiko, Toha19750827200031001UNSPECIFIED
Thesis advisorSari, Risfiana mayang199305112020122012UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Uang Muka, Hukum Ekonomi Syariah, Dhoror, Bengkulu.
Subjects: Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Dr Syahril Syahril
Date Deposited: 31 Aug 2026 03:03
Last Modified: 31 Aug 2026 03:03
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6594

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year