AMANDA, JESI (2026) MAKNA TRADISI SEKUJANG: PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DESA TAPAK GEDUNG KECAMATAN TEBAT KARAI KABUPATEN KEPAHIANG BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
JESI AMANDA_2223210074.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Tradisi Sekujang merupakan tradisi budaya masyarakat desa Tapak Gedung yang dilaksanakan setiap tanggal 2 Syawal pasca Hari Raya Idulfitri dan memiliki akar historis dalam proses masuk dan berkembangnya Islam di wilayah pedalaman Seluma hingga ke desa Tapak Gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna Tradisi Sekujang dalam kehidupan sosial dan religius masyarakat, mengidentifikasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis perannya dalam pelestarian kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang meliputi tokoh adat, tokoh agama, kepala desa, perangkat desa, serta pihak yang memahami sejarah Tradisi Sekujang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Sekujang dimaknai sebagai simbol historis, religius, dan sosial. Secara historis, tradisi ini menjadi media pengingat asal-usul dan identitas masyarakat desa Tapak Gedung. Secara religius, Sekujang merepresentasikan proses islamisasi yang berlangsung secara damai melalui dakwah kultural yang penuh hikmah dan keteladanan. Secara sosial, tradisi ini berfungsi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu melalui praktik berbagi. Ditinjau dari perspektif Pendidikan Agama Islam, Tradisi Sekujang mengandung nilai tauhid, akhlak mulia, dakwah bil hikmah, keteladanan, ibadah, rasa syukur, serta pendidikan karakter berbasis budaya. Selain itu, Tradisi Sekujang berperan dalam pelestarian kearifan lokal melalui pewarisan nilai budaya secara turun-temurun dan keterlibatan masyarakat lintas generasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Sekujang, Pendidikan Agama Islam, Kearifan Lokal, Desa Tapak Gedung. | ||||||||||||
| Subjects: | Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 08:09 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 08:09 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6764 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics