SAHRONI, ANGREAN (2026) STUDI ETNOMUSIKOLOGI ALAT MUSIK SERUNAI SUKU SERAWAI DI DESA LUBUK-LINTANG DI KABUPATEN SELUMA TAHUN 1968-2025. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (474kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (625kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (405kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ANGGREAN SAHRONI NIM 2223430036_compressed.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang studi etnomusikologi alat musik Serunai suku Serawai di Desa Lubuk Lintang Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma tahun 1968–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan Serunai sebagai alat musik tradisional yang memiliki nilai budaya, sosial, dan historis bagi masyarakat suku Serawai. Namun, perkembangan modernisasi dan masuknya hiburan modern menyebabkan keberadaan dan fungsi Serunai mulai mengalami perubahan dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan, fungsi, serta makna budaya alat musik Serunai dalam kehidupan masyarakat Desa Lubuk Lintang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif etnomusikologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, pemain Serunai, dan masyarakat Desa Lubuk Lintang. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik Serunai telah dikenal masyarakat Desa Lubuk Lintang sejak sebelum tahun 1968 dan diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari budaya masyarakat suku Serawai. Pada periode tahun 1968–1990, Serunai memiliki fungsi yang sangat luas, yaitu sebagai sarana hiburan masyarakat, alat komunikasi tradisional, media ritual dan spiritual, sarana adat, simbol identitas budaya, serta simbol identitas sosial masyarakat. Serunai juga menjadi media pemersatu masyarakat dalam berbagai kegiatan adat dan sosial. Memasuki periode tahun 1990–2025, perkembangan teknologi dan hiburan modern menyebabkan fungsi Serunai mulai mengalami perubahan dan penurunan penggunaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Meskipun demikian, masyarakat Desa Lubuk Lintang masih mempertahankan keberadaan Serunai sebagai warisan budaya melalui kegiatan adat, festival budaya, dan pelestarian seni tradisional. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Serunai tidak hanya berfungsi sebagai alat musik tradisional, tetapi juga memiliki nilai sosial, budaya, historis, dan simbolik yang sangat penting bagi masyarakat suku Serawai di Desa Lubuk Lintang. Oleh karena itu, pelestarian alat musik Serunai perlu terus dilakukan agar warisan budaya masyarakat suku Serawai tetap terjaga dan dikenal oleh generasi mendatang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Serunai, Suku Serawai, Etnomusikologi, Pelestarian Budaya Kabupaten Seluma | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | merdansyah merdansyah | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 01:58 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Sep 2026 01:58 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6796 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics