TASYA, MEI (2025) SISTEM PENGUPAHAN BURUH PANEN PADI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Di Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (622kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
MEI TASYA_2111120074.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ada dua persoalan yang dibahas yaitu : (1) Bagaimana sistem pengupahan buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. (2) Bagaimana perspektif hukum ekonomi syariah terhadap sistem buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian lapangan (Filed Ressearch) dengan menggunakan metode kualitatif, serta sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan Bahwa (1) Sistem pengupahan buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana menggunakan sistem borongan dan sesekali menggunakan sistem harian, dengan perjanjian yang dilakukan secara lisan. Upah yang diterima oleh buruh panen padi akan berupa hasil panen itu sendriri. Buruh panen padi diupah berdasarkan jumlah hasil panen yang diperoleh yang menjadi patokan berapa besarnya upah yang akan diterima oleh para buruh panen padi. (2) Terkait dengan perspektif hukum ekonomi syariah Pengupahan buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu dibenarkan dalam syariat Islam sehingga tidak bertentangan dengan hukum Islam. Dan tidak mengandung unsur-unsur seperti Riba (Tambahan tanpa pengganti), Maysir (judi), Gharar (ketidakjesalan), Dharar (bahaya/merugikan) dan termasuk kedalam jenis upah yang telah disebutkan atau ujrah al-musamma walaupun jumlah upah yang diterima buruh belum diketahui jumlahnya karena total keseluruhan hasil panen belum diketahui namun, sudah jelas patokan nilai upah yang akan didapat oleh buruh. Sehingga pada praktiknya sistem pemberian upah buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana ini tidak ada yang menyalahi aturan. Karena ketentuan upah buruh panen padi di Desa Tanjung Terdana sudah menjadi adat atau kebiasaan yang disepakati oleh masyarakat setempat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Pengupahan, Hukum Ehonomi Syariah, Ijarah | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Muhammad Yusrizal | ||||||||||||
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 07:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 02 Sep 2026 07:20 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6810 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics