TESVIALDO, MUHAMMAD (2026) URGENSI KEBIJAKAN ASURANSI PERTANIAN BERDASARKAN UNDANG UNDANG NO 19 TAHUN 2013 PASAL 37 PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi di Desa Awat Mata Kabupaten Kaur). Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (408kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD TESVIALDO_2111150068.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Asuransi pertanian adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan finansial bagi petani terhadap kerugian akibat gagal panen atau risiko lainnya seperti bencana alam, serangan hama, dan penyakit. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko gagal panen yang dihadapi petani akibat faktor alam, perubahan iklim, dan hama, sementara bentuk perlindungan pemerintah melalui program asuransi pertanian masih belum berjalan optimal di Desa Awat Mata Kabupaten Kaur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif dan empiris. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan petani, aparat desa, serta dilengkapi studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, literatur, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Pasal 37 UU No. 19 Tahun 2013 di Desa Awat Mata belum terlaksana secara maksimal. Banyak petani yang belum memahami manfaat dan mekanisme asuransi pertanian, sedangkan dukungan dari pemerintah daerah masih terbatas pada sosialisasi tanpa tindak lanjut berupa bantuan premi atau pendampingan. Dalam perspektif siyasah tanfidziyah, kondisi ini menunjukkan bahwa pemerintah belum sepenuhnya menjalankan fungsi eksekutifnya sebagai pelaksana kebijakan publik yang menjamin kemaslahatan rakyat. Prinsip keadilan (al- „adl), kemaslahatan (maslahah „ammah), dan tanggung jawab negara dalam perlindungan terhadap rakyat belum diwujudkan secara menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah memperkuat pelaksanaan asuransi pertanian melalui peningkatan edukasi kepada petani, penyusunan regulasi turunan yang lebih operasional, serta pelibatan aktif lembaga keuangan dan tokoh masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, implementasi kebijakan sesuai Pasal 37 dapat xii berjalan efektif dan mencerminkan nilai-nilai siyasah tanfidziyah dalam praktik pemerintahan Islam.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Asuransi Pertanian, Undang-Undang No. 19 Tahun 2013, Siyasah Tanfidziyah. | ||||||||||||
| Subjects: | Syari'ah > Hukum Tata Negara | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 08:46 | ||||||||||||
| Last Modified: | 08 Sep 2026 08:46 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7015 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics