UTANG PIUTANG DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR AN-NUR KARYA HASBI ASH-SHIDDIEQY

Downloads

Downloads per month over past year

AMELIA, LIDYA (2026) UTANG PIUTANG DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR AN-NUR KARYA HASBI ASH-SHIDDIEQY. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
COVER DLL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (414kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (824kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (323kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (338kB)
[img] Text
LIDYA AMELIA_2223420038.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Utang piutang merupakan salah satu bentuk muamalah yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Al-Qur‟an memberikan perhatian yang sangat serius terhadap persoalan ini, khususnya melalui QS. Al Baqarah ayat 282-283 yang mengatur secara rinci prinsip-prinsip utang piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang utang piutang dalam Al-Qur‟an perspektif Tafsir An-Nur karya Hasbi Ash-Shiddieqy , serta menelaah relevansi penafsiran tersebut dalam konteks kehidupan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer bersumber dari Tafsir An-Nur, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur tafsir, fikih muamalah, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa utang piutang dalam Al-Qur‟an menurut perspektif Tafsir An-Nur karya Hasbi Ash-Shiddieqy dipahami sebagai akad muamalah yang memiliki dimensi hukum, moral, dan sosial secara simultan. Utang piutang tidak hanya diposisikan sebagai hubungan finansial antara dua pihak, tetapi juga sebagai amanah yang menuntut tanggung jawab etis dan kesadaran spiritual. Hal ini terlihat dari penekanan Hasbi terhadap nilai kejujuran, keadilan, dan i‟tikad baik dalam setiap transaksi utang piutang. Penelitian ini juga menjelaskan relevansi penafsiran utang piutang dalam tafsir An-Nur dengan konteks transaksi modern, hasil kajian menunjukkan bahwa penafsiran dalam tafsir An-Nur bersifat kontekstual, sehingga nilai-nilai yang dikandungnya tetap relevan untuk diterapkan dalam sistem keuangan modern, seperti perbankan , pembiayaan, dan transaksi digital, terutama dalam menjaga transparansi, dan kemaslahatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDAgustini.,, Agustini.,196808171994032005UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDSyahidin, Syahidin198506082019031005UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: : Utang Piutang, Tafsir An-Nur, Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy .
Subjects: Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Ilmu Al-qur`an Dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Ilmu Al-qur`an Dan Tafsir
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 01 Oct 2026 01:01
Last Modified: 01 Oct 2026 01:01
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7528

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year