DINAMIKA FATWA PELUNASAN MURABAHAH SEBELUM JATUH TEMPO (Analisis Perbandingan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Fatwa Majlis Penasihat Syariah Bank Negara Malaysia (MPS-BNM) Perspektif Maqāṣid al-Syarī„ah)

Downloads

Downloads per month over past year

GIYARSI, GIYARSI (2026) DINAMIKA FATWA PELUNASAN MURABAHAH SEBELUM JATUH TEMPO (Analisis Perbandingan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Fatwa Majlis Penasihat Syariah Bank Negara Malaysia (MPS-BNM) Perspektif Maqāṣid al-Syarī„ah). Doktoral (S3) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
COVER.pdf

Download (568kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (269kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (541kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (506kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (284kB)
[img] Text
GIYARSI_2323780013.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pengaturan fatwa mengenai potongan pelunasan pembiayaan murabahah sebelum jatuh tempo (ibra‟) di Indonesia dan Malaysia yang berimplikasi pada kepastian hukum, perlindungan nasabah, dan pencapaian kemaslahatan. (1) Penelitian bertujuan untuk menganalisis perbandingan metode istinbat al-hukm DSN-MUI dan MPS-BNM, (2) mengkaji implementasi kedua fatwa dalam praktik perbankan syariah serta nilai maslahah yang dihasilkannya, dan (3) merumuskan model best practice yang ideal berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī„ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptifkomparatif melalui analisis fatwa, regulasi, standar syariah, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) DSN-MUI menggunakan pendekatan precautionary yang berorientasi pada perlindungan integritas akad murabahah, sedangkan MPS-BNM menggunakan pendekatan berbasis tata kelola yang menekankan transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan hak ekonomi nasabah melalui formula rebate yang terstandar; (2) implementasi fatwa MPS-BNM menunjukkan keterpaduan yang lebih kuat antara fatwa, regulasi, kontrak, dan pengawasan sehingga lebih optimal dalam mewujudkan hifz al-mal, al-„adl, dan al-shafafiyyah, sementara model DSN-MUI lebih menonjol dalam menjaga identitas normatif akad murabahah; (3) penelitian ini merumuskan Balanced Maqasid-Based Ibra‟ Model sebagai model integratif yang menggabungkan perlindungan integritas akad, transparansi, kepastian hak nasabah, dan penguatan regulasi serta pengawasan syariah. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas fatwa ekonomi syariah ditentukan tidak hanya oleh validitas normatifnya, tetapi juga oleh kualitas tata kelola dan implementasinya dalam mewujudkan kemaslahatan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan normatif-kualitatif dan fokus pada dua yurisdiksi tanpa dukungan data empiris primer. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji validitas dan implementabilitas model yang dihasilkan melalui pendekatan empiris dan kuantitatif

Item Type: Thesis (Doktoral (S3))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
Thesis advisorSupardi, Supardi196504101993031007UNSPECIFIED
Thesis advisorSuwarjin, Suwarjin196904021999031004UNSPECIFIED
Thesis advisorSetiawan, Romi Adetio198312172014031001UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: murabahah, ibra‟, DSN-MUI, MPS-BNM, Maqāṣid al-Syarī„ah, fatwa ekonomi syariah
Subjects: Pascasarjana > Studi Islam (S3)
Divisions: Pascasarjana > Studi Islam (S3)
Depositing User: Muhammad Yusrizal
Date Deposited: 15 Oct 2026 09:01
Last Modified: 15 Oct 2026 09:01
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8178

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year