ZULAIHA, SITI (2026) PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN INKLUSIF BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMP ALAM MAHIRA KOTA BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (424kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (665kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (423kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
SITI ZULAIHA_2223210028.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang bagaimana peran guru pendidikan agama islam dalam membangun linkungan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus dan apa saja tantangan dan hambatan peran guru pendidikan agama islam dalam membangun linkungan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus di SMP Alam Mahira Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif naturalistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari kepala sekolah, guru PAI, guru pendamping (sydow teacher), serta siswa ABK sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan secara komprehensif sebagai pendidik, fasilitator, pembimbing, motivator, teladan, dan evaluator dalam menciptakan lingkungan inklusif. Guru menanamkan nilai kesetaraan dan toleransi, menerapkan strategi pembelajaran adaptif melalui penyederhanaan materi dan pengulangan bagi ABK, memberikan pendampingan akademik dan emosional, menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, serta melakukan evaluasi yang fleksibel sesuai kemampuan peserta didik. Adapun tantangan yang dihadapi guru pendidikan agma islam meliputi kesulitan menyingkronkan penyampaian materi anatara siswa regular dan ABK, serta kompleksitas manajemen kelas inklusif yang menuntut pembagian perhatian secara seimbang. Meskipun demikian guru pendidikan agama islam tetap mampu menjaga suasana kelas yang harmonis dan inklusif melalui strategi xiii pemebelajaran yang adaptif dan kolaboratif, karna didukung juga dengan faktor pendukung dari sekolah seperti tersediannya sarana pembelajaran serta interaksi social yang positif antar siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | peran guru PAI, pendidikan inklusif, anak berkebutuhan khusus, lingkungan inklusif, pembelajaran adaptif. | ||||||||||||
| Subjects: | Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 07:20 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7693 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics