SIREGAR, RENAL SIPANGIDOAN (2026) KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENGUATAN KARAKTER ISLAMI PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID (ANALISIS DAN RELEVANSINYA DI ERA SOCIETY 5.0). Magister (S2) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (482kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
RENAL SIPANGIDOAN SIREGAR_2423540001.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan pendidikan di era Society 5.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital, globalisasi budaya, serta meningkatnya kebutuhan akan penguatan karakter Islami. Dalam konteks tersebut, pendidikan multikultural menjadi salah satu pendekatan strategis untuk membentuk karakter yang inklusif, toleran, humanis, dan adaptif terhadap perubahan sosial. Pemikiran Abdurrahman Wahid tentang humanisme, pluralisme, demokrasi, dan pendidikan inklusif menjadi landasan penting dalam merekonstruksi konsep pendidikan multikultural yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep pendidikan multikultural perspektif Abdurrahman Wahid, mengidentifikasi nilai-nilai karakter Islami yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan studi tokoh (figure study). Sumber data primer berasal dari karya-karya Abdurrahman Wahid, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, tesis, dan dokumen akademik lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan inventarisasi pemikiran tokoh, klasifikasi tematik, interpretasi hermeneutik, analisis kritiskomparatif, dan kontekstualisasi pemikiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi pendidikan multikultural perspektif Abdurrahman Wahid dibangun atas nilai humanisme, pluralisme, pribumisasi Islam, inklusivitas, demokrasi dan keadilan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi kuat dalam penguatan karakter Islami, seperti sikap rahmah (kasih sayang), tasamuh (toleransi), „adalah (keadilan), tawazun (Kesimbangan), dan Ukhuwah (persaudaraan). Di era Society 5.0, konsep ini relevan sebagai fondasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada penguatan karakter islami yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kesadaran sosial-keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Magister (S2)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Multikultural, Abdurrahman Wahid, Karakter Islami, Society 5.0 | ||||||||||||
| Subjects: | Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam (S2) | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:26 | ||||||||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 02:26 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics