SULHAN, SULHAN (2026) HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN QUARTER LIFE CRISIS MAHASISWA JURUSAN DAKWAH UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
COVER.pdf Download (884kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (398kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (498kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (593kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (411kB) |
|
|
Text
SKRIPSI SULHAN NIM 2223320287.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan Quarter Life Crisis pada mahasiswa Jurusan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang banyak dialami mahasiswa dewasa awal dalam menghadapi tuntutan akademik, karier, dan masa depan. Konsep diri dipandang sebagai salah satu faktor internal yang dapat memengaruhi tingkat Quarter Life Crisis yang dialami individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Jurusan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang berusia 20–30 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 119 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala konsep diri dan skala Quarter Life Crisis. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji korelasi Product Moment Pearson dan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsep diri dan Quarter Life Crisis mahasiswa berada pada kategori sedang. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, serta data memenuhi asumsi normalitas, linearitas, dan homogenitas. Hasil uji korelasi Product Moment menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konsep diri dengan Quarter Life Crisis dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,516 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi konsep diri mahasiswa, maka semakin rendah tingkat Quarter Life Crisis yang dialaminya. Sebaliknya, semakin rendah konsep diri mahasiswa, maka semakin tinggi tingkat Quarter Life Crisis yang dialami. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan konsep diri melalui layanan bimbingan dan konseling untuk membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan pada masa dewasa awal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Konsep Diri, Quarter Life Crisis | ||||||||||||
| Subjects: | Ushuluddin, Adab dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah > Bimbingan Dan Konseling Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | furqon adli | ||||||||||||
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:51 | ||||||||||||
| Last Modified: | 06 Oct 2026 02:51 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/7779 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics