Peran Guru Dalam Mengembangkan Nilai Moral Agama Di Era Kurikulum Merdeka Pada Anak Usia Dini Di TK. Witri 1 Kota Bengkulu

Downloads

Downloads per month over past year

Yuliyanti, Alya (2024) Peran Guru Dalam Mengembangkan Nilai Moral Agama Di Era Kurikulum Merdeka Pada Anak Usia Dini Di TK. Witri 1 Kota Bengkulu. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img] Text
Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (611kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (664kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (294kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (517kB)
[img] Text
ALYA YULIYANTI_2011250054.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran guru dalam mengembangkan nilai moral agama di era kurikulum merdeka pada anak usia dini di TK. Witri 1 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Peran guru dalam mengembangkan nilai moral agama di era kurikulum merdeka pada anak usia dini di TK.Witri 1 Kota Bengkulu yaitu : pertama, peran guru sebagai sumber belajar yang dilakukan dengan cara menguasai materi pelajaran agar proses pembelajaran berjalan dengan baik dan mengenalkan macam-macam perilaku baik. Kedua, berperan sebagai pembimbing dilakukan dengan cara mengarahkan dan mencontohkan secara langsung di depan anak dengan bercakap-cakap langsung dengan anak, Ketiga, peran guru sebagai fasilitator, guru sebagai tempat pelayanan anak dalam menuntut ilmu dilakukan dengan menyiapkan tempat dan bahan ajar yang sudah tertera di modul ajar contohnya memberikan pelajaran yang menarik, Keempat, Peran guru sebagai Komunikator dan motivator, dilakukan dengan cara menyampaikan pembelajaran melalui tutur kata yang baik dan lembut guna memberikan dorongan anak melalui kalimat pujian dan rangsangan kegiatan yang disukai anak, di kurikulum merdeka anak memiliki kebebasan berinovasi, kreatif, serta belajar dengan mandiri, disisi lain kurikulum merdeka memiliki kelemahan yaitu ketidaksiapan guru dan kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga belum berjalan sepenuhnya. Kurikulum merdeka memiliki tema besar dalam pembelajaran antara lain aku sayang bumi, aku cinta indonesia, bermain dan bekerjasama, kita semua bersaudara, imajinasiku dan kreativitasku. 2) Kendala yang dihadapi guru dalam mengembangkan nilai moral agama di era kurikulum merdeka pada anak usia dini, berasal dari faktor dari dalam diri anak, karakter anak yang berbeda ada yang terlalu aktif, pendiam dan pemalu, faktor ekstern adalah pada lingkungan keluarga yakni pada pola asuh keluarga yang kurang memahami tentang nilai-nilai moral agama.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIPEmail
UNSPECIFIEDAryati, Aziza197212122005012007UNSPECIFIED
UNSPECIFIEDBudrianto, Budrianto199109282023211021UNSPECIFIED
Uncontrolled Keywords: Peran Guru, Penanaman Moral Agama, Anak Usia Dini.
Subjects: Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Tadris > Pendidikan Anak Usia Dini
Depositing User: furqon adli
Date Deposited: 20 Oct 2026 02:39
Last Modified: 20 Oct 2026 02:39
URI: https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/8271

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year