EPRIANI, EPRIANI (2026) ANALISIS PERUBAHAN TARIF PADA APLIKASI MAXIM BIKE DI KOTA BENGKULU PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (744kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (832kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (534kB) |
|
|
Text
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (603kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
EPRIANI_2223120005.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Epriani. 2025. ―Analisis Perubahan Tarif pada Aplikasi Maxim Bike di Kota Bengkulu Perspektif Hukum Ekonomi Syariah.‖ Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, UIN Fatmawati Sukarno Sukarno Bengkulu. Perkembangan layanan transportasi berbasis aplikasi di Kota Bengkulu semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Salah satu layanan yang banyak digunakan adalah Maxim Bike. Namun, dalam praktiknya sering terjadi perubahan tarif yang tidak sesuai dengan tarif awal yang tercantum pada aplikasi, terutama akibat perubahan rute, waktu tunggu, atau kondisi tertentu di lapangan. ini menimbulkan unsur Tadlis atau penipuan yang berpotensi merugikan konsumen dan tidak sejalan dengan prinsip keadilan serta transparansi dalam Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penetapan harga pada Maxim Bike dan meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan sosiologis normatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dengan driver dan pengguna Maxim di Kota Bengkulu, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pola pikir deduktif untuk menarik kesimpulan dari fakta lapangan menuju konsep umum dalam hukum ekonomi syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi antara pengguna dan driver Maxim tergolong akad ijarah yang pada prinsipnya sah menurut syariah, selama terdapat kejelasan, persetujuan, dan kerelaan kedua belah pihak. Namun, dalam praktiknya ditemukan ketidakjelasan terkait biaya tambahan yang tidak diinformasikan sejak awal sehingga menimbulkan unsur gharar. Perubahan tarif yang tidak transparan mengakibatkan ketidakadilan dan merugikan konsumen, sehingga bertentangan dengan prinsip kejujuran (shidq), keadilan („adl), dan keterbukaan (transparency) dalam Hukum Ekonomi Syariah. Oleh karena itu, Maxim perlu meningkatkan sistem informasi biaya xii pada aplikasi, sementara driver dan pengguna perlu memperbaiki komunikasi agar akad berlangsung sesuai ketentuan syariah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Maxim Bike, Tarif, Ijarah, Hukum Ekonomi Syariah. | ||||||||||||
| Subjects: | Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari`ah | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah | ||||||||||||
| Depositing User: | Dr Syahril Syahril | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 00:51 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 00:51 | ||||||||||||
| URI: | https://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/6686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year
Download Statistics
Download Statistics